Apa aja kegiatannya? 0 komentar

1. Gathering Program (kegiatan kebersamaan)
Gathering Program dimaksudkan untuk menjalin keakraban semua peserta Raimuna Jatim 2009, Gathering Program memberikan kesempatan kepada semua peserta untuk berkumpul dalam satu wadah kegiatan.
Meliputi : Upacara pembukaan, Upacara penutupan, Welcome party, Karnaval , Pentas seni budaya, Malam Brawijaya, Apel pagi dan apel malam
2. Self Improvement (Pengembangan diri)
Self improvement adalah salah satu program yang didesain untuk meningkatkan kemampuan setiap individu serta sebagai sarana menggali potensi atau mengembangkan bakat dan minat pribadi.
Meliputi : Komposting, Presenter, Aroma therapy, Giat Krida Unggulan 8 Satuan Karya, PIK-KRR
3. Adventures (Petualangan) and Sport
Ragam kegiatan yang ditujukan untuk memberikan tantangan baru bagi peserta Raimuna Jatim, sesuai dengan relevansi pendidikan bagi remaja.
Meliputi : Susur sungai dan pantai, Expedition Raimuna, Selam, Paralayang, Mendayung
4. Manajemen Trainee (pelatihan manajemen)
Manajemen Trainee adalah rangkaian pelatihan manajemen yang ditujukan untuk mengasah kemampuan manajerial peserta (remaja) untuk mempersiapkan masa depannya.
Meliputi : Event Organizer, Budidaya Lobster, Ketrampilan Marmer
5. Friendship Program
Kegiatan dalam friendship program ditujukan untuk meningkatkan keakraban antara peserta Raimuna, serta sarana untuk menjalin keakraban.
Meliputi : Friendship Outbound
6. Global Development Village
Global Development Village merupakan satu konsep yang dimaksudkan untuk mengembangkan potensi sumber daya manusia melalui media kecil berupa “perkampungan” pembangunan. Di GDV peserta diharapkan dapat mengembangkan sesuatu yang Global sebagai bekal menghadapi era Globalisasi.
Meliputi :
Scout Center Brigade Penolong, PIK-KRR
Cultural Center English Village, Japanese Village, European Village, Indonesian Village
7. Techno-Camp
Techno-Camp adalah konsep baru yang diusung dalam perkemahan untuk mewujudkan suatu harmonisasi antara pramuka dengan kehidupan teknologi, sehingga kegiatannya didesain untuk mengembangkan kemampuan dalam memanfaatkan perkembangan arus teknologi informasi di era Globalisasi.
Meliputi : Blogger Mania
8. Art and Culture
Art and Culture adalah 2 (dua) unsur yang merupakan identitas bangsa Indonesia, oleh karena itu semangat kebudayaan tersebut harus tetap dijunjung tinggi untuk meningkatkan semangat nasionalisme.
Meliputi : Marching Band, Kaligrafi, dan Disc Jockey ( DJ )
9. Enterpreneurship
Tantangan Globalisasi menuntut kemampuan individu untuk survive dalam menghadapinya. Indonesia dalam hal ini menghadapi tantangan yang sangat besar, yakni meningkatkan jumlah enterpreneur dari 2% menjadi 20% untuk dapat bersaing dengan dunia internasional. Selain dengan bekal skill, juga harus diiringi dengan manajemen enterpreneurship yang handal.
Meliputi : Wira Usaha Muda Mandiri
10. Fun Tour
Raimuna juga dimaksudkan untuk memberikan sarana rekreatif bagi pesertanya. Kegiatan Fun Tour dimaksudkan untuk menambah wawasan baru bagi peserta.
Meliputi : Wisata Budaya, wisata Alam, dan wisata kuliner
Untuk Kontingen Luar Negeri disediakan paket wisata khusus meliputi :
Meliputi : Ekspedisi Puncak Bromo, wisata kuliner
11. Community Development
Program Community Development ditujukan untuk menambah wawasan peserta Raimuna tentang hakekat Community Development yang sebenarnya. Sehingga peserta dapat mengembangkan program Community Development di Kwartir Cabang-nya masing-masing.
12. WORKSHOP
Kegiatan workshop dimaksudkan dengan tujuan memberikan bekal hard skill dan soft skill kepada peserta Raimuna Jatim 2009. Peserta workshop masing-masing akan mendapatkan sertifikat sebagi bukti mengikuti pelatihan.
Meliputi : Jurnalistik, Radio Broadcast, Audio Visual Broadcast, Karya Tulis Ilmiah
13. UNJUK PRESTASI SATUAN KARYA
Unjuk prestasi Satuan Karya dimaksudkan sebagai sarana berkompetisi sebagai hasil evaluasi pembinaan di pangkalan Satuan Karya-nya masing-masing.
Selamat Datang Kawan...!! 0 komentar
Kaum muda memang selalu menjadi ikon bagi perubahan, dan peran inilah yang menempatkan kaum muda dalam posisi strategis perjalanan bangsa dan negara. Namun sayangnya, peran strategis ini tidak selalu dikelola dengan baik, sehingga tidak jarang energi dan semangat perubahan yang diusung kaum muda tidak tersalurkan dengan tepat (Gilwell, Lord Baden-Powell. Rovering to succes, edisi ke-26, 2008, AIPI Bandung).
Karena itu menjadi tanggung jawab Gerakan Pramuka untuk senantiasa mempersiapkan berbagai kegiatan edukatif yang menarik dan rekreatif. Sesuai dengan definisi Kepanduan dari World Organization of The Scout Movement, bahwa organisasi pramuka adalah organisasi yang mengemban misi untuk memberikan kontribusi pendidikan kepada generasi muda, melalui sistem nilai yang berdasarkan pada kode kehormatan pramuka, sebagai upaya untuk membangun dunia menjadi lebih baik, ketika mayoritas orang mulai berpikir individual, Oleh karena itu pramuka diharapkan mampu memainkan peranan yang konstruktif dalam masyarakat.
Misi tersebut dapat dicapai dengan melakukan berbagai pendekatan, salah satunya adalah dengan mengedepankan nilai ”relevansi” dalam membuat suatu kegiatan kepramukaan. Relevansi tersebut disesuaikan dengan kebutuhan, minat dan kegemaran remaja. Gerakan Pramuka harus lebih cermat dalam melihat permasalahan yang sedang menimpa kaum remaja, sehingga diharapkan mampu memberikan kegiatan yang solutif dan bermanfaat. Memberikan alternatif kegiatan bagi anggota Gerakan Pramuka maupun organisasi kepemudaan yang lain.
Dewasa ini, permasalahan yang seringkali dihadapi oleh kaum remaja adalah krisis identitas. Krisis identitas ini pada akhirnya menyebabkan krisis kepercayaan yang menimbulkan lunturnya nilai-nilai kepercayaan, baik pada diri sendiri, orang lain, organisasi, bahkan kepercayaan terhadap bangsa dan negara. Keadaan yang demikian adalah konflik laten yang dapat memicu timbulnya destruktifikasi. Krisis kepercayaan ini juga menyebabkan timbulnya disharmonisasi antara wadah pembinaan dalam pramuka penegak dan pandega. Akibatnya mengarah pada eksklusivitas di satu sisi dan inklusivitas di sisi lain.
Berdasarkan latar belakang diatas, Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur c.q Dewan Kerja Daerah Jawa Timur perlu menyelenggarakan kegiatan Raimuna 2009. Raimuna Jatim 2009 membawa misi besar untuk memberikan sarana berkegiatan bersama dan meningkatkan Mutual Understanding (kesepemahaman bersama) antar semua wadah pembinaan dalam Gerakan Pramuka, termasuk di dalamnya Satuan Karya. Oleh karena itu, dalam kesempatan kali ini wadah pembinaan Satuan Karya diberikan porsi kegiatan yang lebih banyak. Dalam operasionalisasi konsepnya, kegiatan untuk Satuan Karya ini diintegerasikan ke dalam rangkaian kegiatan di Raimuna Jatim 2009.


